Cirebon, 13 Juli 2025 — Madrasah Aliyah KHAS Kempek secara resmi membuka kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) Tahun Ajaran 2025/2026 pada hari Sabtu, 12 Juli 2025. Bertempat di Aula MA KHAS Kempek, pembukaan ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan orientasi yang dirancang untuk memperkenalkan budaya madrasah kepada para peserta didik baru sekaligus membangun fondasi karakter islami dan kedisiplinan yang kuat.
Kegiatan ini diikuti oleh 498 siswa baru — terdiri dari 200 siswa putra dan 298 siswi putri — yang akan menempuh pendidikan selama tiga tahun ke depan. Mereka datang dari berbagai latar belakang pendidikan sebelumnya dan kini bersatu sebagai bagian dari keluarga besar MA KHAS Kempek.
Pembukaan yang Penuh Semangat dan Makna
Kegiatan pembukaan berlangsung lancar dan penuh khidmat. Hadir dalam kesempatan ini sejumlah tokoh penting MA KHAS dan Pondok Pesantren KHAS Kempek, yaitu:
- KH. Ahmad Zaeni Dahlan, Lc., M.Phil., M.Si. – Kepala MA KHAS Kempek
- Bapak Hamied bin Ja’far – Ketua Panitia MATSAMA
- Bapak Kadiro, S.Pd. – BP/BK
- Bapak Ali Usman – Waka Ur. Kurikulum
- Bapak Absirbi – Pembina OSIS
- Bapak Moh. Ikhya Ulumudin – Moderator Kegiatan
Acara dipandu oleh dua siswi MA, Imroah Nailatun Najah dan Siti Gina Kamilatussheha, yang tampil penuh percaya diri dan profesional. Susunan acara pembukaan dimulai dengan pembacaan surah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah, lalu disusul sambutan resmi dari panitia dan pimpinan madrasah.
Dalam sambutannya, Bapak Hamied bin Ja’far menyampaikan bahwa MATSAMA merupakan sarana penting untuk mengenalkan siswa terhadap lingkungan madrasah serta menanamkan nilai karakter. Ia menegaskan bahwa MATSAMA tahun ini mengusung tiga tema besar: Karakter Islami, Kecakapan Teknologi, dan Kepedulian Lingkungan — yang menjadi ciri khas MA KHAS sebagai madrasah berbasis pesantren, berorientasi digital, dan aktif dalam gerakan Adiwiyata.
Acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh KH. Ahmad Zaeni Dahlan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya ta’aruf sebagai proses untuk menyatu dan beradaptasi dengan nilai-nilai madrasah. Beliau mengangkat makna QS. Al-Isra: 70 sebagai dasar bahwa manusia diciptakan mulia, dan karena itu harus saling memuliakan satu sama lain.
“MATSAMA ini adalah proses memanusiakan manusia, menanamkan adab, dan membentuk keutuhan diri santri sebagai khalifah di bumi,” ujar beliau.
Sambutan ditutup dengan pemukulan gong sebagai simbolis dimulainya kegiatan MATSAMA secara resmi.
Materi Hari Pertama: Mengenal Madrasah, Menyerap Nilai
Setelah pembukaan, peserta diarahkan ke sesi materi utama, yang dibagi menjadi tiga:
- Sejarah Pondok Pesantren dan Karakter Islami MA KHAS
- Disampaikan oleh KH. Ahmad Zaeni Dahlan, materi ini mengupas sejarah berdirinya Pondok Pesantren KHAS Kempek, peran KH. Buya Ja’far Shodiq Aqiel Siradj, dan nilai-nilai keislaman yang menjadi napas pendidikan di MA KHAS.
- Kurikulum, Program Pembiasaan, dan Pengenalan Guru/TU
- Oleh Bapak Ali Usman, materi ini menjelaskan berbagai program unggulan seperti Tahfidz, Karya Tulis Ilmiah, serta pentingnya budaya disiplin dan komunikasi yang baik dengan guru.
- Pengenalan BP/BK dan Edukasi Karakter
- Bapak Kadiro, S.Pd., memaparkan layanan konseling, informasi beasiswa KIP, pengenalan ke perguruan tinggi, dan penguatan nilai anti-bullying serta anti-pelecehan sebagai bagian dari kultur madrasah yang aman dan ramah.
Setiap sesi diselingi ice breaking yang dipandu oleh moderator Bapak Moh. Ikhya Ulumudin, yang sukses menjaga semangat dan partisipasi aktif seluruh peserta. Acara hari pertama ditutup dengan kuis interaktif dan pembagian doorprize, yang menambah antusiasme peserta.
Hari Kedua & Ketiga: Interaktif, Inspiratif, dan Kolaboratif
Hari ketiga pelaksanaan MATSAMA (Minggu, 13 Juli 2025) dibuka dengan penampilan yel-yel antar kelompok di lapangan. Momen ini menjadi ajang mengekspresikan semangat, kekompakan, dan kreativitas peserta.
Setelah itu, seluruh peserta kembali ke aula untuk menerima materi lanjutan:
- Profil dan Sejarah MA KHAS Kempek
- Disampaikan oleh Bapak Nurkholik, S.Pd.I, yang menjelaskan bahwa MA KHAS berdiri pada 30 September 2003 atas inisiatif Buya KH. Ja’far Shodiq Aqiel Siradj. Beliau juga memaparkan metode pembelajaran khas pesantren seperti tajwid Kempekan dan penguasaan nahwu-shorof sebagai fondasi literasi kitab kuning.
- Kesiswaan, MPK, OSIS, Tata Tertib, dan Prestasi
- Bapak Hamied bin Ja’far menyampaikan bahwa bagian kesiswaan berfungsi membina karakter, etika, dan potensi siswa. Ia juga memperkenalkan struktur OSIS dan MPK, serta menjelaskan hak dan kewajiban siswa, termasuk sanksi dan aturan madrasah maupun pesantren.
- Program Digital SIMAK MA KHAS
- Disampaikan oleh Bapak Upid Abdul Mufid, materi ini menjelaskan bagaimana platform digital SIMAK dapat memudahkan wali murid dalam mengakses informasi akademik, absensi, pembayaran, hingga komunikasi dengan sekolah.
Sesi demi sesi diselingi permainan dan kuis untuk mengukur pemahaman peserta. Menjelang penutupan, panitia memberikan reward kepada kelompok teraktif dan siswa terfavorit sebagai bentuk apresiasi.
Penutupan: Resmi Menjadi Bagian dari MA KHAS Kempek
Kegiatan MATSAMA resmi ditutup dengan sambutan dari Kepala Madrasah, KH. Ahmad Zaeni Dahlan. Beliau menyampaikan rasa bangga atas semangat dan kedisiplinan peserta selama mengikuti kegiatan, sekaligus mengapresiasi panitia atas keberhasilan menyelenggarakan acara dengan tertib dan penuh nilai.
“Selamat! Kini kalian telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar MA KHAS Kempek. Jadikan MATSAMA sebagai pijakan awal menuju masa depan yang cemerlang, berakhlak, dan berprestasi,” ujar beliau.
Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Kepala Madrasah, seraya memohon keberkahan bagi seluruh peserta didik baru dalam menempuh perjalanan akademik dan spiritual di MA KHAS Kempek.
Menjadi Santri Masa Depan: Unggul Intelektual, Spiritual, dan Sosial
Melalui rangkaian MATSAMA ini, MA KHAS Kempek kembali menegaskan visinya sebagai madrasah yang unggul dalam membentuk generasi berkarakter islami, berwawasan digital, dan berjiwa sosial-ecologis.
Semoga peserta MATSAMA tahun ini tumbuh menjadi santri yang siap menjaga tradisi, sekaligus mampu menjawab tantangan zaman.
Penulis: Ukhti (Anggota ICT Multimedia)
Editor: Ahmad Royani (Pembina ICT Multimedia)




