Cirebon, 2 November 2025 — Madrasah Aliyah KHAS (MA KHAS) Kempek kembali menunjukkan kiprahnya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga berkomitmen pada pembentukan karakter ekologis peserta didik. Hal tersebut dibuktikan melalui capaian Juara II dalam Jambore Adiwiyata Kabupaten Cirebon Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI) DPW Kabupaten Cirebon di kawasan Wisata Cikuya Belawa, Kecamatan Lemah Abang, pada 1–2 November 2025.
Kegiatan Jambore Adiwiyata ini merupakan ajang edukatif dan kolaboratif yang dirancang untuk menumbuhkan kepedulian serta tanggung jawab generasi muda terhadap pelestarian lingkungan hidup. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), peserta tidak hanya dituntut memahami konsep ekologis secara teoritis, tetapi juga menerapkannya dalam bentuk kegiatan nyata yang bersifat aplikatif dan reflektif.
Delapan aspek kegiatan menjadi dasar penilaian dalam ajang ini, meliputi kemampuan peserta dalam memahami materi lingkungan, pengelolaan magot sebagai bagian dari pengelolaan sampah organik, serta wawasan pelestarian flora dan fauna endemik daerah. Selain itu, penilaian juga mencakup praktik ecoprint sebagai representasi kreativitas berbasis alam, performa dalam pentas puspa, ketangkasan dalam kegiatan eco track, kecerdasan melalui lomba ranking 1, serta keaktifan peserta secara keseluruhan selama kegiatan berlangsung. Melalui delapan ranah tersebut, peserta dinilai tidak hanya dari aspek kognitif dan keterampilan, tetapi juga dari nilai sikap, tanggung jawab, dan kepedulian sosial terhadap lingkungan.
MA KHAS Kempek mengutus lima peserta terbaiknya, yaitu Mawar (XI-11), Trias Arsendy (XI-11), Fathia Ula Farhana (X-06), Septia Dwi Riyanti (X-07), dan Evriza Balqis Aprilia (X-06). Kelima peserta tersebut secara konsisten menunjukkan partisipasi aktif, kreativitas, dan kedisiplinan dalam setiap sesi kegiatan, sehingga mampu mengantarkan tim MA KHAS meraih posisi kedua di antara puluhan sekolah peserta dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Cirebon.
Selama proses persiapan dan pelaksanaan kegiatan, tim MA KHAS dibimbing oleh Bapak Tirsan Maulana, selaku Ketua Program Adiwiyata MA KHAS Kempek. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa nilai utama dari kegiatan Jambore Adiwiyata bukan terletak pada pencapaian juara semata, melainkan pada proses pembelajaran ekologis yang membentuk kesadaran berkelanjutan di kalangan peserta didik. “Pengalaman yang diperoleh di Jambore Adiwiyata hendaknya tidak berhenti pada momentum lomba, tetapi diterapkan secara nyata di lingkungan MA KHAS maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Adiwiyata adalah pendidikan lingkungan dasar yang harus diinternalisasikan dalam perilaku sehari-hari,” ungkapnya.
Capaian ini mempertegas bahwa MA KHAS Kempek terus berkomitmen menjadi lembaga pendidikan yang progresif dan visioner dalam mendukung gerakan Green School melalui program Adiwiyata. Dengan menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan secara sistematis dan berkesinambungan, madrasah berharap dapat mencetak generasi yang religius, berkarakter, serta berkesadaran ekologis sebagai bagian dari tanggung jawab keislaman dan kemanusiaan.




