Cirebon, 24 Oktober 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Madrasah Aliyah KHAS (MA KHAS) Kempek dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) ChemSphere 2025 yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC).
Dalam kompetisi yang mengusung tema “Green Chemistry”, tim MA KHAS Kempek berhasil meraih Juara 1, menegaskan posisi madrasah ini sebagai salah satu lembaga pendidikan yang konsisten menumbuhkan tradisi ilmiah dan kepedulian lingkungan di kalangan peserta didik.
Kompetisi Sains yang Berorientasi Lingkungan
Lomba Karya Tulis Ilmiah ChemSphere merupakan bagian dari kegiatan Creativity and Science Fest 2025 yang digagas oleh Program Studi Pendidikan Kimia UMC. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswi tingkat SMA/MA/SMK se-wilayah Cirebon dan sekitarnya, dengan fokus pada penerapan prinsip green chemistry — konsep ilmu kimia yang menekankan inovasi ramah lingkungan, efisiensi sumber daya, dan pengurangan limbah berbahaya dalam kehidupan manusia.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya ilmu pengetahuan yang berpihak pada keberlanjutan bumi, sekaligus menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan ide-ide ilmiah mereka melalui karya tulis yang orisinal dan aplikatif.
Dari puluhan karya yang dikirimkan, hanya enam besar karya terbaik yang dinyatakan layak untuk dipresentasikan di hadapan dewan juri pada tahap final.
Tim MA KHAS Kempek Tampilkan Gagasan Inovatif
Tim MA KHAS Kempek yang terdiri atas Salsa Safitri (XII-A03), Malika Diniyah Khumaedi (XII-A03), dan Vivih Nur Inayah Qulbi (XII-A05) berhasil mencuri perhatian juri melalui karya ilmiah yang menggabungkan pendekatan ilmiah dan nilai-nilai kepedulian lingkungan secara seimbang. Selama masa persiapan, ketiga peserta ini dibimbing langsung oleh Ibu Dian Nafasah, S.Pd., guru pembimbing yang berperan aktif membimbing siswa dalam penulisan ilmiah, analisis data, serta penyusunan argumen ilmiah yang kuat.
Menurut Dian Nafasah, keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras yang dilakukan secara sistematis.
“Kami berupaya agar peserta tidak hanya menulis dengan benar secara ilmiah, tetapi juga memahami esensi penelitian yang berorientasi solusi. Mereka belajar bagaimana ilmu bisa bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya.
Seluruh proses persiapan dan koordinasi kegiatan kompetisi ini dipimpin oleh Ahmad Royani, M.Si., selaku Koordinator Karya Tulis Ilmiah (KTI) MA KHAS Kempek yang memastikan seluruh tahapan berjalan terarah, sistematis, dan sesuai standar mutu akademik madrasah.
“Kami ingin agar setiap kompetisi ilmiah menjadi bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan. Bagi kami, kemenangan bukan tujuan akhir, tetapi bukti dari berkembangnya budaya meneliti, berpikir kritis, dan menulis ilmiah di kalangan siswa madrasah,” ujar Ahmad Royani, M.Si.
Final dan Pengumuman Juara
Karya terbaik dari para finalis dipresentasikan di Aula Masjid Raya UMC pada Jumat, 24 Oktober 2025 pukul 08.00 WIB. Dalam sesi presentasi final tersebut, setiap tim diminta memaparkan ide, metode penelitian, serta implikasi ilmiah dari gagasan mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi pendidikan kimia.
Tim MA KHAS tampil percaya diri dan mampu mempertahankan argumen ilmiah mereka dengan penjelasan yang sistematis, sehingga mengantarkan mereka menjadi Juara 1 ChemSphere 2025.
Selain mendapatkan piala penghargaan dan uang pembinaan, karya mereka juga memperoleh kesempatan untuk dipublikasikan di jurnal ilmiah terindeks SINTA 3, sebagai bentuk apresiasi atas orisinalitas dan kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan berbasis green chemistry.

Meneguhkan Tradisi Ilmiah Madrasah
Capaian ini memperkuat reputasi MA KHAS Kempek sebagai madrasah yang berorientasi pada pengembangan sains dan riset ilmiah di tingkat pelajar. Melalui dukungan sistem pembinaan yang terintegrasi, madrasah ini terus mendorong peserta didik agar memiliki kompetensi riset, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran spiritual dan ekologis yang seimbang.
Dalam berbagai kesempatan, Kepala Madrasah menegaskan bahwa pembinaan karya tulis ilmiah bukan hanya kegiatan kompetisi, tetapi merupakan bagian dari strategi madrasah dalam menyiapkan generasi intelektual Muslim yang visioner dan berdaya saing tinggi.
Dengan torehan prestasi ini, MA KHAS Kempek kembali membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga progresif dalam dunia sains dan penelitian.




