Sejarah
9 Oktober 2025
5 min read
35

SEJARAH PENDIRIAN Madrasah Aliyah KHAS Kempek

Admin MA KHAS
Dipublikasikan 9 Oktober 2025
SEJARAH PENDIRIAN Madrasah Aliyah KHAS Kempek

Madrasah Aliyah Khas Kempek didirikan pada tahun 2003 oleh Buya H. Ja’far Shodiq Aqiel Siroj yang saat itu menjadi Pengasuh MTM sekaligus Ketua Yayasan KHAS.


Madrasah Aliyah selanjutnya disingkat MA merupakan sekolah formal setingkat SLTA dengan ciri khas keagamaan di lingkungan Kementerian Agama RI. Nama KHAS Kempek diambil dari Yayasan yang menaunginya, yakni KHAS merupakan akronim dari Kiai Haji Aqiel Siroj dan Kempek adalah nama sebuah desa, yaitu Desa Kempek Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon yang terletak dekat dengan kota kecil Palimanan, kurang lebih 14 KM arah barat kota Cirebon. Namun Kempek lebih populer sebagai nama pesantren yang di dalamnya berdiri MA KHAS Kempek.


Landasan filosofis menginisiasi model pendidikan ini adalah prinsip yang ada pada maqolah AlMuhaafadhotu 'ala Qodiimis Sholih wal Akhdzu bilJadiidil Ashlah (Mempertahankan tradisi yang baik dan mengambil sistem baru yang lebih baik).


Kondisi saat itu sudah ada pendidikan formal berupa MTs Terbuka yang pendanaannya telah dihentikan oleh Depag (Kementerian Agama) dan berubah status menjadi MTs Regular Swasta. Kemudian atas saran alumni, wali santri dan demi keberlangsungan kesinambungan pendidikan santri – santri Kempek untuk mensinergiskan antara pendidikan non formal (kurikulum lokal) dengan pendidikan formal (kurikulum Depag/Kemenag) maka didirikanlah MA KHAS Kempek di bawah pengelolaan Yayasan Kyai Haji Aqiel Siroj (KHAS). Inilah alasan yang mendasari diselenggarakannya pendidikan lanjutan tingkat atas.


Pendirinya adalah Buya H. Ja'far Shodiq Aqiel Siroj (Ketua Yayasan/Pengasuh, w.2014), bersama adik – adiknya : Prof. DR. KH. Said Aqiel Siroj, MA., KH. Moh. Musthofa Aqiel Siroj, KH. Ahsin Syifa qiel Siroj (w.2015), dan KH. Ni'amillah Aqiel Siroj, M. PdI.


Dalam prosesnya, Yayasan ini dibantu oleh tim kecil yakni Drs. Sholeh Mahfudz (Ketua) dan Nurkholik, S.PdI (Sekretaris) yang bertugas menyiapkan administrasi, sosialisasi dan rekruetmen pendidik dan tenaga kependidikan. Tim inilah yang mendampingi Buya Ja’far Aqiel untuk menyelesaikan prosedur pendirian madrasah ke KKM MAN Babakan Ciwaringin, Kantor Kemenag Kab. Cirebon juga ke Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat di Bandung.


Keabsahan pendirian madrasah ini dibuktikan dengan terbitnya Surat Keputusan Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Jawa Barat nomor Wi/I/PP.00.6/5999/2003 tertanggal 30 September 2003. Tanggal dan tahun inilah yang kemudian dijadikan patokan peringatan tahunan sebagai Milad MA KHAS Kempek.


Ada peristiwa yang sering terlupakan sebelum turunya SK. Pendirian yakni Peresmian Gedung MA Khas Kempek. Gedung yang dibangun pertama kali adalah 4 Ruang Kelas Putra saat itu diresmikan secara meriah oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Drs. H. Nu’man Abdul Hakim pada tanggal 23 September 2003. Ini adalah bagian sejarah yang bisa kita lihat telah terukir dalam sebuah batu prasasti yang menempel ditembok bagian depan bangunan ini.


Profil MA Khas Kempek tahun pertama TP. 2003/2004 saat itu yakni memiliki 124 siswa-siswi yang semuanya nyantri di Pesantren MTM-Khas Kempek dan Pesantren PU Kempek, terdapat 3 kelas putra (Gedung milik sendiri), 1 kelas putri (Gedung pinjam) dan 1 ruang kantor bersama dengan 15 orang guru dan 3 orang tata usaha. Tanah luas 3.000 m2 status wakaf pesantren dengan halaman cukup tanpa taman, belum ada WC dan dapur.

Pesantren KHAS Kempek sendiri saat itu masih bernama MTM (Majlis Tarbiyatul Mubtadi-ien) telah dihuni sekitar 600 santriwan/wati. Kemudian angkatan siswa-siswi pertama ini lulus pada tahun 2006 berjumlah 106 anak. Kepala Madrasah tahun pertama adalah Drs. H. Mukhlisin Muzarie, M. Ag, karena kesibukannya hanya menjabat selama satu semester, kemudian dilanjutkan Drs. Ibnu Sirin, M. Pd selama beberapa tahun. Tahun itu sumber pendanaan baru ada dari kas Yayasan dan sumbangan sukarela dari wali santri. Dana BOS dari pemerintah baru didapat pada tahun anggaran 2007 setelah meluluskan perdananya. Waktu itu berjalan mengikuti apa adanya dengan fasilitas serba terbatas.


Tak luput bagian dari prestasi perdana madrasah yang baru berjalan kurang dari satu tahun adalah pada Juni – Juli 2004 mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan di Virginia dan Washington DC USA melalui program Indonesia Youth Leadership Program (IYLP) sebagai delegasi dari MA KHAS Kempek bersama puluhan MA dan SMA di Indonesia yang berada dalam Pesantren. Pada saat itu terpilih menjadi peserta aktif adalah Nurkholik, S.Pd.I (guru asal Brebes), Agung Firmansyah (santri asal Bogor) dan M. Syukron (santri asal Majalengka) keduanya merupakan angkatan pertama madrasah ini.


MA KHAS Kempek hari ini bukan sekedar monumen sejarah. Ia adalah penggagas dan pelaku dari sejarah panjang itu sendiri. Sejarah ini ditulis bukan hanya tentang Gedung dan Kurikulumnya, melainkan oleh perjumpaan gelora para kiai terutama AlMaghfurlah Buya Ja’far Aqiel, pengabdian para guru dan karyawan, semangat belajar para siswa–siswi serta cita–cita besar bersama untuk membangun Indonesia melalui pesantren dan ilmu pengetahuan.


Ingat, kebesaran perjalanan sejarah saat ini tidak boleh dijadikan alasan untuk berpangku tangan. Masa depan tidak cukup dibangun oleh kenangan indah dan heroik masa lalu. Sejarah harus dijadikan rujukan guna merumuskan mimpi dan landasan untuk melompat lebih jauh.

Dari sejarah, kita bisa belajar membaca tanda–tanda zaman, menanggapi perubahan, dan menyiapkan diri dengan keyakinan dan kerendahan hati.


Penulis :

Nurkholik Tawan, S.Pd.I

(Salah satu TIM Pendirian MA KHAS)

Bagikan:

Berita Terkait

Artikel lainnya yang mungkin menarik untuk Anda

Tidak ada berita terkait yang ditemukan.

Jangan Lewatkan Berita Terbaru

Berlangganan newsletter kami untuk mendapatkan update berita dan informasi terkini dari MA KHAS Kempek